Keguguran Dapat Di Sebabkan Oleh Berbagai Faktor

  • Bagikan

Keguguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang seringkali tidak disadari oleh ibu hamil. Kondisi janin, riwayat kesehatan ibu,dan gaya hidup ibu adalah contohnya. Keguguran terjadi ketika kehamilan berakhir sebelum janin mencapai usia 20 minggu.Keguguran lebih mungkin terjadi antara minggu ke-4 dan ke-12 kehamilan (trimester pertama).

Bagi seorang wanita hamil, ini adalah waktu yang sangat rentan. Faktanya, hampir 80% keguguran terjadi selama tiga bulan pertama kehamilan Setelah 20 minggu kehamilan, kemungkinan keguguran lebih kecil.

Untuk menghindarinya, ketahui beberapa penyebab umum keguguran, seperti:

1. Variabel Genetik

Keguguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang seringkali tidak disadari oleh ibu hamil. Kondisi janin, riwayat kesehatan ibu, dan gaya hidup ibu adalah contohnya.

Keguguran terjadi ketika kehamilan berakhir sebelum janin mencapai usia 20 minggu. Keguguran lebih mungkin terjadi antara minggu ke-4 dan ke-12 kehamilan (trimester pertama). Bagi seorang wanita hamil, ini adalah waktu yang sangat rentan Faktanya, hampir 80% keguguran terjadi selama tiga bulan pertama kehamilan Setelah 20 minggu kehamilan, kemungkinan keguguran lebih kecil.

2. Infeksi 

Torch toksoplasmosis penyakit lain rubella cytomegalovirus dan herpes simplex dan coxsackievirus adalah dua infeksi yang rentan menyerang selama kehamilan. 

Lima infeksi telah dikaitkan dengan risiko keguguran yang lebih tinggi Ini terutama berlaku untuk wanita yang sedang hamil dan memiliki sistem kekebalan yang lemah.

3.Ada nya gangguan plasenta

Gangguan plasenta adalah penyebab lainnya Plasenta merupakan sebuah bagian yang paling penting ketika akan terjadi akan ada umumnya organ ini terkait dengan janin yang kini sedang menjalani perawatan dinding rahim.

Plasenta adalah organ yang dibentuk darah jaringan Janin dapat menerima nutrisi dan pertukaran gas melalui asupan darah ibu dengan demikian.

Jika ada masalah atau kelainan pada plasenta maka bayi tidak akan mendapatkan nutrisi yang cukup meninggal dalam kandungan dan mengakibatkan perkembangan bayi jadi.

4. Gangguan Sistem Endokrin

Keguguran dapat disebabkan oleh masalah sistem endokrin Sindrom ovarium polikistik diabetes mellitus kelainan hormon tiroid dan hiperprolaktinemia hanyalah beberapa contoh Sekitar 17-20% wanita yang mengalami keguguran memiliki masalah dengan sistem endokrin mereka.

Masalah hormon tiroid di sisi lain dapat meningkatkan risiko keguguran jika tidak ditangani sejak dini.

5. Faktor Usia Ibu 

Keguguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk usia Wanita yang hamil setelah usia 35 tahun lebih mungkin mengalami keguguran daripada mereka yang hamil sebelum usia 35 tahun.

Kualitas telur yang dihasilkan oleh ibu di atas 35 tahun lebih rendah daripada yang dihasilkan oleh ibu yang hamil di usia muda. Janin mungkin tidak dapat sepenuhnya berkembang dan tumbuh.

6. Kebiasaan merokok

Ibu yang merokok memiliki peluang lebih tinggi mengalami keguguran dibandingkan yang tidak merokok. 

Ibu perokok 35 persen lebih mungkin mengalami keguguran. Karena ibu yang merokok memberikan nikotin dan zat berbahaya lainnya kepada anaknya secara tidak sengaja.

7. Penyakit Darah Tinggi

Keguguran juga bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi, yang sering disebut dengan hipertensi. 

Hipertensi dapat menyebabkan janin menerima lebih sedikit darah dan oksigen. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan janin dan menghambat.

8. Berat badan terlalu kurus atau gemuk

Ibu yang terlalu kurus lebih kekurangan gizi. Untuk pertumbuhan dan perkembangan, janin tidak mendapat nutrisi yang cukup.Ibu-ibu dengan tubuh besar berada di perahu yang sama. 

Semakin meningkat saat wanita hamil menambah berat badan.Hipertensi dan diabetes, yang keduanya terkait dengan obesitas pada wanita hamil, dapat berdampak pada hal ini.

9. Konsumsi Obat-Obatan

Selama kehamilan, ibu hamil hanya boleh menggunakan obat-obatan yang telah disetujui oleh dokter mereka atau yang telah diresepkan oleh dokter yang merawat.

Jika dikonsumsi secara tidak bertanggung jawab sejumlah obat dapat meningkatkan kemungkinan keguguran 

Misoprostol misalnya dapat menyebabkan kontraksi dini Hal ini meningkatkan kemungkinan janin meninggal sebelum siap meninggalkan rahim.

10.Mengkomsumi Alkohol Berlebihan

Semakin banyak alkohol yang Anda konsumsi, semakin besar peluang Anda untuk keguguran Alkohol dapat dengan mudah melewati plasenta dan mencapai janin dalam kehamilan.

Hati tidak akan mampu mengurai alkohol di dalam tubuh jika sudah masuk ke dalam tubuh janin. Karena hati bayi masih berkembang.

Itulah berbagai penyebab keguguran yang paling sering terjadi. Untuk mencegah keguguran selama hamil, rutin mengecek kondisi kehamilan setiap bulan.

Jika merasa tidak enak badan (sakit perut, kram, dan nyeri di bagian perut) atau merasa janin tidak bergerak aktif seperti biasanya, jangan tunda pemeriksaan ke dokter.

  • Bagikan