Kemensos Cairkan BST Rp600 Ribu Oktober? Cek Segera Rekening Atau Kantor Pos, Cek Bansos Kemensos.go.id

  • Bagikan

Siliput.com-Masyarakat masih menunggu apakah BST Kemensos Rp600 akan disalurkan melalui Rekening dan Kantor Pos pada Oktober mendatang.Bulan Oktober, untuk menjawab pertanyaan tentang BST Kemensos Rp600 Kembali Likuid melalui Rekening dan Kantor Pos? 

PEMANTAUAN.Masyarakat yang membutuhkan sudah menunggu BST Liquid Time Phase 7 dan 8 sejak September 2021.Kunjungi Cekbansos.kemensos.go.id untuk informasi terkini kapan BST Tahap 7 

dan 8 akan dilikuidasi kembali.Pemerintah menyalurkan bantuan sosial melalui Kementerian Sosial, yang meliputi BST, PKH, dan Bantuan Sosial untuk Sembako BPNT.Namun, BST tidak boleh digelar, 

meski PKH dan Bantuan Sembako BNPT tetap disalurkan, sesuai rencana Kemensos.Demikian menurut laman berita resmi Kementerian Sosial. Bahwa ada dua macam bantuan sosial yang tersedia melalui Kementerian Sosial: bantuan sosial khusus dan bantuan sosial biasa.

Bantuan sosial khusus yang termasuk BST adalah bantuan sosial yang dirancang untuk keadaan darurat, bukan untuk tujuan permanen.Situasi darurat yang dimaksud misalnya pandemi Covid-19 yang 

berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat karena adanya PPKM.Oleh karena itu, BST tidak serta merta terus diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial, pasalnya BST diadakan saat dalam situasi pemijatan pemerintah

 Berikut macam-macam bantuan sosial yang masih disalurkan pada Oktober 2021.

 1. Kartu Sembako Bansos 

Bantuan sosial khusus, termasuk BST, dimaksudkan untuk sekali pakai saja dan tidak dimaksudkan untuk digunakan dalam jangka panjang.Situasi darurat yang dimaksud misalnya adalah pandemi Covid-

19 yang berdampak negatif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat akibat adanya PPKM tersebut.Oleh karena itu, BST tidak serta merta terus diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial, pasalnya BST diadakan saat dalam situasi pemijatan pemerintah.

 2. PKH Bantuan sosial / bansos

Program Keluarga Harapan yang akan disalurkan pada Oktober 2021 (PKH). PKH merupakan program yang memberikan dukungan kepada ibu hamil dan anak usia sekolah.Di kotak masuk Anda, Anda akan 

menemukan berita, inspirasi, dan ide. Mendaftar bantuan sosial PKH berupa uang tunai dan kebutuhan pokok dengan mengirimkan email.Besaran bantuan PKH akan disesuaikan dengan anggota keluarga 

penerima. Untuk 10 juta KPM, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 28,31 triliun.Keluarga dengan anak SD mendapat penghasilan Rp 900.000 per tahun, keluarga dengan anak 

SMP Rp 1,5 juta per tahun, dan keluarga dengan anak SMA Rp 2 juta per tahun.Jika dalam rumah tangga tersebut terdapat penyandang disabilitas atau lansia, maka bantuan sosial/bantuan sosial PKH 

yang berhak diterima pada bulan Oktober 2021 adalah sebesar Rp. 2,4 juta.Jika satu keluarga memiliki dua anak SD, bantuan sosial/bantuan sosial PKH akan ditingkatkan pada Oktober 2021, total Rp 900.000 ditambah Rp 900.000 per tahun.Ini berarti Rp 1,8 juta tunai per tahun untuk keluarga.

 3. Bantuan Subsidi Upah 

Selanjutnya pada Oktober 2021, bansos/bantuan sosial akan dikucurkan sebagai bantuan subsidi upah (BSU). Pekerja dengan penghasilan maksimal Rp. 3,5 juta berhak atas bantuan subsidi gaji (BSU) 

sebesar Rp. 1 juta dari pemerintah. Jika seorang pekerja di wilayah PPKM memiliki UMK lebih dari Rp3,5 juta, maka UMK tersebut digunakan sebagai batasan kriteria pengupahan. Subsidi upah ini akan 

dibayarkan kembali pada Oktober. Pemerintah telah menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pekerja agar memenuhi syarat untuk BSU. Salah satu syaratnya adalah nomor rekening harus 

aktif di database BPJS Ketenagakerjaan. Alasannya adalah karena pekerja yang menerima BSU terdaftar sebagai peserta bpjs nanker hingga juni 2021.

4. Bantuan Kuota Internet 

Program bantuan kuota internet merupakan program bantuan sosial/bantuan sosial lainnya yang akan dimulai pada Oktober 2021. Siswa, mahasiswa, guru, dan dosen semuanya diberikan bantuan. 

Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan hingga Desember 2021, bantuan ini akan disalurkan pada tanggal 11 dan 15 setiap bulannya. Mekanisme pencairannya adalah sebulan sekali selama tiga 

bulan, pada tanggal 11 dan 15 setiap bulannya. Dengan anggaran Rp 2,3 triliun, program bantuan kuota internet ini akan bermanfaat bagi 26,9 juta pelajar, mahasiswa, dan guru/dosen. Besarnya kuota internet 

yang didapat tergantung dari jenjang pendidikan seseorang. Siswa di PAUD (7 GB), SD dan SMP (10 GB), dan SMA (12 GB) dan mahasiswa/dosen 15Gb per bulan.

 5. UKT

Kemudian, pada Oktober 2021, bansos/bantuan sosial akan dikucurkan sebagai bantuan biaya kuliah tunggal (UKT). Pada bulan Oktober 2021, Rp. 2,4 juta dikucurkan sebagai dukungan UKT. Bantuan 

sosial/bantuan sosial UKT diberikan kepada mahasiswa aktif yang membutuhkan di semester III, V, dan VII. Tidak hanya siswa yang membutuhkan akan menerima bantuan, tetapi juga non-penerima.KIP 

Perkuliahan dan Bidikmisi adalah contoh bentuk bantuan tambahan. Jika biaya kuliah melebihi Rp2,4 juta, selisih UKT yang batas maksimalnya Rp2,4 juta menjadi kebijakan universitas sesuai dengan 

kondisi mahasiswa. Dengan anggaran sebesar Rp 745,2 miliar, bantuan UKT ini bertujuan untuk membantu 310.508 siswa. Sebanyak 74 persen mahasiswa aktif dari 419.605 orang yang belum mendapatkan bantuan lainnya menjadi sasaran pendampingan.

6. Diskon listrik

Diskon listrik juga termasuk bantuan sosial yang akan disalurkan kembali pada Oktober 2021. Hal ini mengingat insentif listrik diperpanjang hingga Desember 2021. Diskon listrik ini pertama kali akan 

berakhir pada September 2021. pelaksanaan pembebasan beban atau iuran langganan merupakan salah satu stimulus yang diberikan hingga akhir tahun. Pemerintah sedang bersiap-siap.tambahan Anggaran 

bantuan diskon listrik sebesar Rp 1,91 triliun. Akibatnya, anggaran diskon listrik meningkat dari Rp 7,58 triliun menjadi Rp 9,49 triliun. “Kami akan perpanjang hingga Desember 2021 untuk konsumen 450 VA dan 900 VA, dengan diskon 50% (450 VA) dan 25% (900 VA),” kata Sri Mulyani sebelumnya.

 7. Kartu Prakerja

Kartu Prakerja adalah jenis bantuan sosial lain yang akan tersedia pada Oktober 2021. Pemerintah akan mulai menerima permohonan Kartu Prakerja angkatan ke-22. Pendaftaran baru akan mencapai 

gelombang ke-21 hingga September 2021. Gelombang ke-22 ini merupakan gelombang make-up bagi mereka yang tidak dapat mengikuti gelombang sebelumnya. Peserta Program Kartu Prakerjayang lolos 

akan menerima insentif pemerintah berupa Rp. 3,55 juta dukungan. Peserta akan mendapatkan Rp. 1 juta dukungan pelatihan, Rp. 600.000 per bulan dalam imbalan pasca pelatihan selama empat bulan, 

dan Rp. 50.000 dalam insentif survei tiga kali. Itulah berbagai jenis bansos yang akan disalurkan pada Oktober 2021.

  • Bagikan