Mengenal Jenis Tanaman Toga Dan Manfaatnya.

  • Bagikan

Siliput.com-Tidak semua tanaman dapat dimakan dengan aman tanpa menimbulkan efek samping negatif. Debra Rose Wilson, seorang profesor dan praktisi kesehatan holistik yang mendirikan Heathline, melakukan penelitian dan menentukan tanaman toga mana yang aman untuk dikonsumsi.

Wilson menggunakan nilai parameter ‘0’ untuk jenis tanaman toga yang tidak aman atau tidak diteliti dalam penelitiannya. Lalu ada peringkat ‘5’ untuk tanaman toga, yang sepenuhnya aman dan telah diteliti secara menyeluruh.

Beberapa tanaman toga yang akan dinilai berada di posisi 3 dan 4, dan bisa dijadikan referensi tanaman di rumah, sesuai temuan:

1. Ginkgo Biloba

Di Indonesia, tanaman toga yang satu ini cukup langka. Ginkgo adalah nama tanaman hias besar yang tumbuh dari benua Eropa hingga Amerika Serikat di daerah beriklim sedang.

Biji Ginkgo Biloba, di sisi lain, dapat dibeli di pasar Indonesia hanya dengan Rp 10.000. Selain itu, Ginkgo biloba adalah pohon yang sangat besar. Tingginya bisa mencapai 20-35 meter.

Ginkgo adalah ramuan penting dalam pengobatan Cina dan salah satu spesies pohon tertua. Ini juga merupakan salah satu herbal homeopati tertua. Kapsul, pil, dan ekstrak dibuat dari daunnya, yang juga bisa dimakan sebagai teh saat dikeringkan.

Ini juga terkenal karena potensinya untuk meningkatkan kesehatan mental. Banyak penelitian menunjukkan bahwa Ginkgo dapat membantu orang dengan demensia ringan hingga sedang (pikun) dan penyakit Alzheimer dengan memperlambat kerusakan kognitif.

Banyak ilmuwan baru-baru ini mulai menyelidiki penggunaan ekstrak Ginkgo untuk membantu pengobatan diabetes.

Manfaat Tanaman Ginkgo Toga

Ginkgo, selain keindahannya, menawarkan beberapa fakta menarik, seperti fakta bahwa ia bisa hidup selama 3.000 tahun. Tanaman ini juga memiliki beberapa keunggulan, antara lain:dapat dirangkum sebagaimana berikut ini:

  • Pencegahan demensia
  • pencegahan penyakit alzheimer
  • Merawat mata Anda
  • Peradangan
  • Mengurangi kecemasan dan kegelisahan.
  • Depresi

Hal-hal yang perlu diperhatikan

  • Penggunaan jangka panjang dari tanaman toga ini telah dikaitkan dengan peningkatan risiko tiroid dan kanker hati.
  • Ini memiliki potensi untuk berinteraksi dengan pengencer darah.
  • Jika tertelan, biji ginkgo berbahaya.
  • Sakit kepala, masalah perut, pusing, dan respons alergi adalah beberapa efek sampingnya.
  • Sangat disarankan agar Anda menghubungi dokter lagi jika sedang mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter.

2.lavender

Avender adalah genus tanaman berbunga dalam keluarga Lamiaceae dengan setidaknya 25 hingga 30 spesies. Tanaman yang menarik ini berasal dari wilayah Mediterania selatan sampai afrika tropis dan 

ketimur sampai india.Lavender bukan hanya tanaman yang indah, tetapi juga mengandung minyak esensial di kuncup bunganya, menjadikannya salah satu tanaman pengusir nyamuk yang paling 

efektif.Menurut sebuah penelitian, minyak esensial lavender sangat disarankan untuk dihirup jika seseorang sedang mengalami kecemasan.Tanaman berbunga ungu ini telah terbukti menenangkan 

pikiran dan juga dikenal karena efek sedatifnya, yang dapat membantu orang yang mengalami kesulitan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.Lavender baru-baru ini ditemukan memiliki sifat anti-

inflamasi. Ketika lavender diencerkan dan dioleskan ke kulit atau digunakan dalam aromaterapi, itu paling bermanfaat.

Tanaman Toga Lavender Memiliki Banyak Keunggulan

Bangsa Romawi adalah orang pertama yang membawa lavender ke Provence, Prancis, 2000 tahun yang lalu. Lavender juga mudah beradaptasi, karena dapat tumbuh subur di berbagai suhu. Lavender memiliki sejumlah keunggulan selain kemudahan perawatannya.

  • Stres dan kecemasan berkurang.
  • Pengurangan tekanan darah
  • meredakan migrain
  • Nyeri haid bisa diredakan dengan aromaterapi.
  • Mengurangi penipisan rambut

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Konsumsi minyak lavender dapat menyebabkan sembelit, sakit kepala, dan peningkatan rasa lapar.Iritasi kulit mungkin terjadi.

  • Bagikan